Berita

Usaha Kemkominfo Untuk Akselerasi Game Indonesia

Kemkominfo baru saja memberikan akselerasi tentang perkembangan industri game yang ada di Indonesia dengan lebih memanfaatkan potensi pasar serta beragamnya budaya sebagai isnpirasi.

Selain itu, di saat yang sama Kemkominfo juga memberikan perlindungan untuk para masyarakat lewat penataan game yang beredar pada Tanah Air.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo bernama Semuel Abrijani Pangerapan berkata bahwa Indonesia Game Developer Exchange atau IDGX 2021 jadi sebuah akselerator untuk para pengembang game untuk membuat kualitas produk meningkat.

“Kami mengharapkan bahwa dengan adanya kekuatan mentoring serta businedd mixed making nya dapat jadi akselerator dalam memberikan peningkatan kualitas produk serta bisnis dan juga mendorong terwujudnya sinegritas serta kolaborasi untuk berbagai pihak.” Ucap Semuel pada penutupan IGDX 2021.

Semuel berkata jika dengan dilaksanakannya IDGX 2021, akan ada lebih dari 40 orang pengembang game lokal yang bertemu serta akan ada lebih dari 100 pelaku industri game lewat platform meet to match virtual.

Semuel bahkan memberikan ucapan selamat untuk 24 pengembang game Indonesia yang sudah ikut berpartisipasi ke dalam IGDX Academy sepanjang 3 bulan belakangan.

Ia memberikan harapan bahwa dengan memperoleh mentoring lewat praktisi industri game global, nantinya para developer akan bisa menguatkan strategi bisnis demi meningkatkan kesuksesan game yang akan mereka rilis nanti.

Semuel juga berkata bahwa lanskap digital Indonesia potensinya sangat besar, apalagi dengan perkembangan ekosistem game nasional.

Ia memberikan garis bawah kalau sekarang ini para pemakai internet Indonesia menyentuh angka 202,6 jutaan.

Jumlah ini sendiri menurut dirinya sudah setara dengan kurang lebih 73% populasi Indonesia. Di dalam setiap harinya, orang – orang akan mengakses internet sampai dengan 9 jam per hari.

Hal ini sebenarnya dianggap sebagai potensi digital yang harus dimanfaatkan apalagi untuk memberikan hasil game nasional yang sangat memiliki kualitas.

Selain potensi digital, Semuel juga menyebutkan bahwa kekayaan serta keberagaman para penduduk juga jadi salah satu potensi nya sendiri.

Keragaman ini sendiri mereka nilai bisa menjadi inspirasi untuk penciptaan game – game nasional yang selanjutnya nanti.

“Akan ada 801 bahasa daerah serta ada banyak sekali cerita kerajaan, rakyat, hingga nilai luhur yang bisa dijadikan sebagai inspirasi di saat membuat game.” Ungkapnya.

Dia juga berkata jika beberapa game buatan lokal yang menceritakan mengenai Borobudur. Ada juga game Dreadout yang mengambil latar belakang cerita hantu yang khas dari Indonesia.

Setelah itu game yang baru dirilis oleh Battle of Satria Dewa yang mengangkat cerita mengenai tokoh heroik yang ada di Indonesia.

Semuel berkata jika hal – hal ini akan bisa dikembangkan demi meningkatkan potensi ekonomi digital lewat game lokal.